Sungai Gangga-Sungai yang Penuh Mayat

Diposting oleh BLACK LION pada 10:35, 16-Sep-11 • Di: fakta



Penggemar film India di Indonesia cukup banyak sehingga nama Sungai Gangga pasti lah tidak asing lagi di telinga mereka. Bahkan bagi masyarakat banyak , Sungai Gangga yang letaknya di India ini cukup dikenal. Kalau di Indonesia, sungai biasanya adalah sebagai tempat mencuci, mandi, dan sekaligus sebagai kaskus (MCK).

Beda dengan masyarakat Indonesia, masyarakat di India yang sebagian besar adalah umat Hindu menggunakan sungai untuk hal yang luar biasa selain MCK. Ritual pembakaran mayat di sisi sungai Gangga adalah merupakan kebiasaan umat Hindu. Setelah dibakar lalu mayat tersebut di hanyutkan (larung) ke dalam sungai yang disucikan oleh mereka ini. Ternyata bukan hanya mayat yang telah dibakar, bahkan mayat yang tidak dibakar pun kadang dihanyutkan begitu saja.


Oleh sebab itu, pemandangan mayat yang mengapung pun sudah bukan merupakan hal yang aneh lagi, tetapi adalah pemandangan sehari-hari mereka. Bagi warga setempat yang mau ber-MCK di sungai tersebut harus siap-siap bersamaan dengan mayat-mayat yang mengapung.


Sungguh aneh dan sekaligus mengerikan ya. Mungkin kalau ada yang membunuh terus mayatnya dibuang ke sungai ini bakalan tidak ketahuan sampai kapan pun? Yang menjadi pertanyaan juga apakah harga rumah dijual atau tanah dijual di daerah ini masih bagus? Apakah masih ada orang-orang di luar warga setempat yang berani tinggal disana?


Penasaran dengan pemandangan mayat-mayat yang mengapung di sebuah sungai? Mari silahkan melihatnya di foto-foto dibawah ini.

yang kagak kuat jgn diterusin










Serammmmmmm sungguh Umat Hindu India Tidak Menghargai Mayat Nauzubillah mindzalik
Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

19 tanggapan untuk "Sungai Gangga-Sungai yang Penuh Mayat"

Fuadi pada 10:44, 16-Sep-11

bru tau sob, kok g2 ya?

Kang Asep MWBer pada 10:59, 16-Sep-11

aduw....mengerikan nech,jd pengen makan dweh...mrgreen

°©°Poetrie°©° pada 11:17, 16-Sep-11

hallo ...salam kenal dri ana..


wkwkwk mohon kunjungan baliknya ..
OK
di http://ranycintaardhi.pun.bz

Achir pada 11:28, 16-Sep-11

Mantab, Ijin sedot ilmunya Om... biggrin

S'39'|RemaQo pada 11:45, 16-Sep-11

wah sob keknya tdk menghargai tubuh manusia itu kalo di biarkan begitu saja

Chiem Fx The Exflooder pada 12:34, 16-Sep-11

Wah, emang bener ea kalo islam agama yang sempurna... Alhamdulillah...

Dhanjeung | Collection of Applications pada 13:04, 16-Sep-11

awww... Sungai penuh mayat masih dipake mandi.. Ya ampun jauh banget budaya mereka ama kita

My life music pada 13:54, 16-Sep-11

Wahh.. Setau ane cuma abu nya saja yg di buang ke sungai gangga.., nyatanya... Mayat juga,, enak ya jadi pembunuh di sana, pantesan polisinya tolol2

Black Lion pada 13:54, 16-Sep-11

@Fuadi: ya begitulah budaya mereka sobbiggrin

@Kang Asep: dasar kelainan bgt nih orgmrgreenhihihi...

@Poetri: lamkeju sob, tq ya dah mampirsmile

@Achir: monggo sob, tq kunjungannya yasmile

@S'39: ya begitulah sob, susah kalo dah berurusan ma budaya

@Chiem fx: bener bgt sob, Islam jg rahmat bg seluruh alam

@Dhanjeung: so...ttplah bangga sm budaya kita sob,smile

Black Lion pada 13:59, 16-Sep-11

@My Live Music: tp kenyataanya begitu sob, sungai gangga yg dianggap suci kayaknya dah gak suci lagi

Hairul pada 14:27, 16-Sep-11

wih tega amat y? Gila tu . . Untng dah aku gak lahir di sna.! Hehe

adi pada 09:40, 18-Sep-11

q ndk tau pasti kejadiaan it. Tp emang risih n ndk mengenakkan buat dpandang. Tp bgI ADat dcna emang udah diamanatkan sungai gangga sungai yg paling suci, mayat meninggal yg dhanyutkan itu tidak bau tapi malah sbliknya brbau harum. Sbgai cntoh trjd dbali yg mayat dltakan bgt2 sja dbwah phon tp ajaibnya tdk mengluarkan bau busuk tp harum. .semua Itu karunia tuhan yg mnusia tdk mampu untk menerka scra logika

Black Lion pada 16:51, 18-Sep-11

@Adi: perlu diingat sob, di bali, tepatnya di desa trunyan, mayat ditaruh dibawah pohon TARU MENYAN yg berbau harum, bau dari mayat bisa dinetralisir dgn bau pohon tsb, ini bkn keajaiban, ttp bs dijelaskan, dr nama pohon tsb dijadikan nama desa trunyan, sedangkan di india kalo abu/sisa pembakaran dari kasta tinggi emang hrm, krn proses pembakaran menggunakan kayu yg harum, beda dgn kalangan kasta rendah, kadang cm dibuang ke sungai karena tdk ada biaya

aquars pada 12:41, 26-Apr-14

mengerikan.kejam.

poyok pada 08:43, 29-Mei-14

Jngan mrasa agama ente paling bagus ... clna dalem ajh masih di gantung di genteng

egobadila pada 20:33, 30-Mei-14

woow celem

nadia pada 15:07, 25-Sep-14

artikelnya maknyos

Exact pada 11:37, 01-Okt-14

@poyok : kepala lo tu yg dgntung dgenteng emg provokator ne celeng

tuel pada 02:15, 13-Okt-14

Syukur alhamdulillah sya dilahirkan sbagai muslimah

Langganan komentar: [RSS] [Atom]

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)